Posted by: Ruang Kota | 21/09/2011

Work Shop Ke – II

Kegiatan Work Shop yang ke-II dilaksanakan pada tanggal 12 September 2011 yang bertempat di  Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh empat orang nara sumber. Pembicara pertama, Direktur Eksekutif Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah Bapak P.Agung Pambudhi yang menyampaikan materi Studi Tata Kelola Ekonomi Daerah 2011 (Survey Pelaku Usaha di 245 Kota/Kabupaten). Pembicara ke dua Walikota Pekalongan Bapak Dr. Muhamad basyir Ahmad, yang menyampaikan Materi Strategi Pembangunan Kota Pekalongan (Pengembangan Perkotaan dalam Perspektif Kreatif Kota). Pembicara ke tiga Kasubdit Penataan Kota menengah Direktorat Jendral bina Pembangunan daerah Direktorat Penataan Perkotaan Departemn dalam Negri Bapak Ir. Obertua butar-butar, yang menyampaikan materi Penyelenggaraan kewenangan Direktorat Penataan Perkotaan dalam Pembinaan Kawasan Perkotaan. Dan Pembicara Ke empat Bapak Deni Zulkaidi, Dosen Planologi ITB yang menyampaikan Materi tentang Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria Perkotaan.

Pada Kesempatan tersebut, Bapak Agung Pambudhi menyampaikan Empat hal yang mempengaruhi pertumbuhan peran ekonomi yaitu : Infra Struktur, Letak Geografis, Sumber Daya Alam dan Lokasi Terpencil. Lebih lanjut Bapak Agung Pambudhi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survey sumbangan yang bersifat Swadaya lebih di terima masyarakat dibandingkan pungutan yang ditarik oleh Pemerintah, Polisi, Preman dan lain-lain.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Walikota Pekalongan menyampaikan bahwa Pekalongan sebagai salah satu kota tua yang berusaha beradaptasi dengan peradaban modern mencoba memberikan indentitas ke daerahnya dengan membawa image sebagai kota “BATIK”. Untuk mendorong kemajuan dan perkembangan di daerahnya pemerintah berusaha selalu ber “INOVASI” yang dihaharapkan dapat mendorong kemajuan pekalongan menjadi lebih cepat, lebih kuat dan lebih hemat.

Lebih lanjut Bapak Ir. Obertua butar-butar menyampaikan empat Ruang lingkup Pembinaan Perkotaan meliputi : Koordinasi Pemerintah, Pemberian Pedoman dan Pelaksanaan urusan Pemerintah, Pemberian Suvervisi, bimbingan dan konsultasi pelaksanaan urusan pemerintah, Pendidikan dan Pelatihan, Perencanaan, Penelitian, Pengembangan, Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan urusan pemerintahan.

Pembicara ke ke Empat Bapak Deni Zulkaidi menyampaikan tiga standar pengembangan perkotaan yang meliputi : Standar teknis (penyediaan sarana dan prasarana perkotaan. Seperti tempat parkir), Standar Biaya (penyusunan RTRWP, RTRW,RRTR,RDTR dan lain-lain), Standar design (lingkungan, rop dan lain-lain)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: