Posted by: Ruang Kota | 06/09/2011

Work Shop I

Pada Saat ini, dapat dikatakan bahwa hampir setengah dari populasi warga dunia kini hidup di lingkungan perkotaan, hal tersebut yang kemudian menjadi sumber permasalahan di perkotaan. Populasi yang tinggi di lingkungan perkotaan berdampak pada pembangunan yang tidak terkendali dan cenderung tidak terstruktur.Oleh karena itu, peran yang makin penting dan strategis dari kawasan perkotaan secara nasional perlu diimbangi dengan pengendaliannya. Upaya pengendalian ini perlu diatur secara jelas dan tegas serta dilaksanakan secara konsisten oleh semua pihak sehingga pembangunan perkotaan mampu mendukung pembangunan perkotaan nasional, dan bukan memperlemahnya (bersifat kontraproduktif terhadap pembangunan perkotaan nasional).

 Gagasan mengenai Pengembangan Perkotaan dalam Prespektif Kreativias Kota perlu di kedepankan oleh Pemerintah sebagai salah satu konsep penanganan pembangunan perkotaan diIndonesia. Nilai utama dari gagasan diatas adalah menjadikan suatu kota yang mampu mengelola keberagaman secara interaktif sehingga semua warganya selalu produktif “mencipta” dalam semua bidang dan tingkatan, dari nilai-nilai sampai produk material.Pada akhirnya, kota-kota yang sudah sadar untuk “mengkreatifkan diri” mampu bersikap lebih toleran, dapat lebih jelas dan pasti dalam mengembangkan industri kreatif mereka, dan memperlakukan ruang (penggunaan lahan) dengan lebih arif, yaitu memberi ruang kreatif di kantong-kantong kreatif kota mereka yang berujung pada pertumbuhan ekonomi.Manfaat lain yang dapat dinikmati bila gagasan tersebut diatas terealisasi pada kota-kota di Indonesia adalah: a). membangun citra dan indentitas Lokal; b). memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan; c). menciptakan iklim bisnis yang positif; d). menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan keunggulan kompetitif; e). memberikan dampak sosial yang positif.

Berkaitan dengan hal tersebut maka pada Pada Hari Kamis  tanggal   4 Agustus 2011 yang betempat di Gedung Aula Unisba Bandung diadakan  kegiatan Workshop “Pengembangan Perkotaan dalam Perspektif Kreativitas Kota “ yang dilaksanakan oleh  Direktorat Perkotaan, Direktorat Jenderal Penataan ruang, Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Univesitas Islam Bandung. Peserta WORKSHOP Pengembangan Perkotaan dalam Perspektif Kreativitas Kota “dihadiri oleh : Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Penataan Ruang; LSM; Asosiasi; Akademisi; dan Tokoh Masyarakat.

Tujuan penyelenggaraan WORKSHOPPengembangan Perkotaan dalam Perspektif Kreativitas Kota “ adalah memahami lebih mendalam mengenai materi Kota Kreatif dalam mendukung pengembangan perkotaan dan bagaimana implementasinyaterhadap  Kota-kota di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut di hadiri oleh empat orang nara sumber yaitu : Nara sumber pertama  disampaikan oleh Tim  Bappeda Jawa Barat yang menyampaikan materi Pembinaan Kota dengan Judul Jawa Barat dalam mewujudkan Kota-kota berkelanjutan, Pembica ke dua diasampaikan oleh Tim  dari BCCF Ibu Ade Tinamei ST., MT yang menyampaikan materi tentang Pengembangan Perkotaan dengan Judul Kota dan Ekonomi Kreatif. Pembicara ke tiga disampaikan oleh Ibu  Ir. Hetifah Sj. Siswanda, MPP, PhD anggota DPR RI dengan materi Kelembagaan Perkotaan yang berjudul Kota Kreatif dan Kebutuhan Kelembagaan Perkotaan dan nara sumber ke empat disampaikan oleh Bapak  Dr. Ir. IF. Poernomosidhi dari Kementrian Pekerjaan Umum, yang menyampaikan materi tentang Family tree dengan judul Menuju Pembangunan Kota yang Berkelanjutan Melalui Pembinaan NSPK yan Tepat dan Berdaya Guna.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: